You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PT Bank DKI Gelar Pemasaran Produk ORI 014 di Balaikota
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

Bank DKI Gencarkan Pemasaran ORI 014

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bank DKI mengencarkan pemasaran produk investasi pemerintah Obligasi Ritel Indonesia (ORI) 014. Salah satunya dilakukan dengan membuka layanan di Gedung Blok G, Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

Sasaran utama pemasaran adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Direktur Utama PT Bank DKI, Kresno Sediarsi menuturkan, pemasaran di Balai Kota DKI Jakarta dilakukan mulai 3-4 Oktober, pukul 09.00-16.00.

"Sasaran utama pemasaran adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS)," kata Kresno, Rabu (4/10).

Djarot Ingatkan BUMD Tetap Jaga Integritas

Dijelaskannya, bagi yang ingin melakukan investasi cukup mengisi formulir pemesanan dengan melampirkan fotokopi KTP berlaku, NPWP, dan menyediakan dana di rekening Bank DKI sejumlah ORI 014 yang dipesan.

"Harga ORI 014 per unit Rp 1 juta dengan minimum pemesanan Rp 5 juta. Pembelian dapat berlaku kelipatannya hingga maksimal Rp 3 miliar," tandasnya.

Untuk diketahui, pembelian produk ORI 014 juga bisa dilayani di Kantor Cabang Utama Bank DKI Balai Kota, Kantor Cabang Wali Kota Jakarta Barat, Kantor Cabang Wali Kota Jakarta Selatan, Kantor Cabang Wali Kota Jakarta Timur, serta Kantor Cabang Pembantu Wali Kota Jakarta Pusat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23369 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1835 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1178 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1114 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye908 personFakhrizal Fakhri